Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik Kemenperin Perkuat IKM Kulit di Nusa Tenggara Barat

Disperindag NTB menyelenggarahan bimtek guna mendorong tumbuhnya wirausahawan baru dan menjadi solusi bagi IKM yang terdampak covid-19.

Nusa Tenggara Barat merupakan provinsi yang menyimpan beragam potensi daerah, salah satunya adalah melimpahnya ketersediaan kulit sapi mentah sebagai hasil dari peternakan. Menurut data BPS, jumlah kulit sapi yang dihasilkan mencapai 64.761 di tahun 2018.

NTB, Industripedia Online -- Potensi ini harus dimanfaatkan dengan meningkatkan nilai tambah dan daya saingnya, dengan cara menyamak kulit mentah menjadi bahan baku pembuatan produk kulit yang dikenal bernilai ekonomis tinggi.  Hal yang tidak kalah penting adalah membekali sumber daya manusia dengan pengetahuan dan keterampilan dibidang penyamakan kulit.

Disampaikan oleh Kepala Bidang Industri Kreatif Sandang dan Kerajinan Disperindag NTB, Lutfi, bahwa saat ini sekitar 5000 industri kecil dan menengah (IKM) di NTB terkena dampak pandemi covid-19. Dan sebagai bentuk tindak lanjutnya, Disperindag menyelenggarahan bimbingan teknis (bimtek) guna mendorong tumbuhnya wirausahawan baru dan menjadi solusi bagi IKM yang terdampak covid-19.

Bekerjasama dengan Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik (BBKKP) Kementerian Perindustrian, bimtek terselenggara pada tanggal 24 sampai dengan 28 November 2020, bertempat di DesaTangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, NTB.

Keterbatasan sarana dan prasarana tidak menyurutkan semangat para calon wirausaha untuk belajar mengenai penyamakan kulit. Dengan peralatan yang sederhana dan tanpa bantuan mesin,peserta yang berjumlah sepuluh orang terlihat antusias dan tanpa lelah mengikuti bimtek tersebut.

Selama lima hari, Ageng Priatni dan Wahono sebagai instruktur dari BBKKP menyampaikan materi dan mendampingi praktik pengolahankulit, mulai dari proses penyamakan kulit sampai dengan finishing kulit, hingga menghasilkan kulit jadi yang berkualitas.

BBKKP sebagai bagian dan KementerianPerindustrian berfokus pada bidang kulit dalam berpartisipasi mendukung pertumbuhan industri, sesuai komitmen Kementerian Perindustrian dalam perannya memajukan industri nasional. #