IKM Dituntut Melek Teknologi, Kemenperin Bimbing Startup Hadirkan Solusi
-
Pemerintah sedang menyiapkan insentif atau stimulus tambahan bagi sektor industri yang terdampak pandemi Covid-19.
Daya saing industri di Tanah Air harus mampu kompetitif, baik di pasar domestik maupun kancah internasional. Apalagi, di saat kondisi perekonomian yang terdampak Covid-19.
Salah satu geliat dari pelaku industri di Indonesia, meskipun masih menghadapi tekanan berat akibat pandemi Covid-19 adalah pengembangan GELIS.
Aparatur Industri Daerah Siap Hadapi Kenormalan Baru. Kemenperin akan mendampingi di masa adaptasi ini.
Startup Polesan Kemenperin Bangun Metode Deteksi Dini Covid-19
Kementerian Perindustrian aktif melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama memantau aktivitas sektor industri di tengah kondisi pandemi Covid-19. Hal ini, selain guna menjaga roda ekonomi tetap berjalan, juga memastikan perusahaan pa...
Salah satu Program eSmartIKM adalah pendampingan selama masa berlaku program .
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bertekad untuk terus mengupayakan pemulihan sektor industri manufaktur di dalam negeri yang terkena dampak pandemi Covid-19
IWAPI turut berperan membangkitkan gairah para anggotanya untuk tetap menjalankan usahanya di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19.
Perhiasan merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan bagi Indonesia karena sumbangsihnya selama ini dapat mendongkrak nilai ekspor industri pengolahan nonmigas, yakni sebesar 1,55% sepanjang tahun 2019.
industri pakaian jadi bisa dipacu untuk melakuan produksi yang memberikan nilai tambah di dalam negeri
Halal Bihalal Virtual Wartawan Kemenperin
Sektor industri membutuhkan kepercayaan tinggi dari masyarakat agar dapat terus berproduksi.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen dan terus mendorong Industri Kecil Menengah (IKM) untuk menjual produknya secara online di tengah pandemi
Konsumsi fesyen muslim nasional saatini berada di angka USD21 miliar. ini menunjukkan peluang bagi industri fesyenmuslim di dalam negeri untuk dapat berkontribusi atau mengisi pasar domestikdan global.
Dampak dari mewabahnya COVID-19 di Indonesia terhadap IKM, salah satunya adalah pembatalan pemesanan dari beberapa buyer di luar negeri yang mencapai 3-5 persen, Selain itu, terjadi penangguhan pembelian hingga 70 persen.