Pagelaran Busana “Kita (Kulit+Tartan) Bersama” Politeknik ATK Yogyakarta

Kegiatan Pagelaran Busana yang diselenggarakan di Auditorium Politeknik ATK Yogyakarta (13/7), mengusung Tema "Kita (Kulit +Tartan) Bersama, Dengan semangat Bangkit bersama melawan Pandemi dan Kita bersama untuk terus berkarya”.

Politeknik ATK Yogyakarta sebagaiInstitusi Pendidikan di Kementerian Perindustrian, dengan 3 (tiga) bidang studidi dalamnya yaitu, Teknologi Pengolahan Kulit (TPK), Teknologi PengolahanProduk Kulit (TPPK) dan Teknologi Pengolahan Karet dan Plastik (TPKP), terus berupaya menghasilkan lulusan yang unggul dalam bidang perkulitan guna mendukung penciptaan tenaga industri yang kompetitif dan berdaya saing.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mendorong lulusannya dalam menumbuhkan inovasidan kreativitas penciptaan, adalah melalui penyelenggaraan kegiatan pagelaran busana yang merupakan aplikasi langsung dari mata perkuliahan dalam ProgramStudi Teknologi pengolahan Produk Kulit (TPPK).

Kegiatan Pagelaran Busana yang diselenggarakan  di Auditorium Politeknik ATK Yogyakarta (13/7), mengusung Tema "Kita (Kulit +Tartan) Bersama, Dengan semangat Bangkit bersama melawan Pandemi dan Kita bersama untuk terus berkarya”. Acara dibuka oleh Direktur Politeknik ATK Yogyakarta, Bapak Drs. Sugiyanto, S.Sn., M.Sn.

Pagelaran ini menampilkan hasil pembelajaran perkuliahan mahasiswa program studi TPPK semester IV yang berwujudhasil karya busana material kulit asli dengan kombinasi material fabric motifTartan. Tartan merupakan motif Skotlandia dari abad ke-16 yang cukup populerdan pada kesempatan kali ini diangkat menjadi salah satu kombinasi dalampagelaran busana di Politeknik ATK Yogyakarta.

Disamping itu digelar juga pameran sepatu dan aksesoris yang merupakan hasil karya dari mahasiswa semesterII, yang walaupun masih dikategorikan mahasiswa baru namun memiliki kreativitasdari hasil pengembangan tugas kuliah yang diwujudkan dalam karya produk kulit.

Tidak turut ketinggalan, kolaborasiinstitusi pendidikan dengan pemerintah setempat juga diaplikasikan dalam pagelaran busana ini dengan adanya partisipasi penampilan karya produk jaketkombinasi ikat dan aksesoris dari IKM binaan Dinas Perindag Kota Yogyakarta denganPoliteknik ATK Yogyakarta serta stand-stand yang menampilkan produk kulit.

Terdapat  32 karya mahasiswa yang di tampilkan di panggung dengan penampil danmodel yang juga merupakan mahasiswa pencipta karya busana itu sendiri, yangtentunya dapat menumbuhkan kepercayaan diri dan jiwa kewirausahaan bagi lulusanATK nantinya.

Galuh Puspita Sari, MT. selaku dosenpengampu mata kuliah Teknik Busana Kulit dan inisiator fashion show, menyampaikan harapannya bahwa melalui kegiatan ini,Politeknik ATK Yogyakarta ke depannya selain mencetak tenaga kerja industriyang kreatif dan inovatif  juga dapat mendukung penciptaan kewirausahaan dan pembukaan lapangan kerja berbasis kulit.

Hal tersebut sejalan dengan sambutan penutupan yang disampaikan Drs. TriKaryadi Riyanto Raharjo, S.H., M.Si., Kepala Dinas Perindustrian Koperasi UsahaKecil Dan Menengah Kota Yogyakarta, yang mengapresiasi kegiatan ini dan mendukung kolaborasi pemerintah dan institusi pendidikan dalam menumbuhkan semangat wirausaha di Yogyakarta. #