Perusahaan Indonesia boyong tenaga muda handal untuk menghadiri Hannover Messe 2020 di Jerman akhir Februari nanti.
Jakarta, 02 Februari 2020- Sedikitnya 170 pelaku industri tanah air akan unjuk gigi di ajang begengsi HannoverMesse Jerman pada 20-24 April nanti. Para pelaku industry tersebut merupakanperusahaan-perusahaan kuat karena memiliki dukungan SDM yang handal. Hal itudisampaikan Staf Ahli Menteri Perindustrian Bidang Komunikasi Masrokhan ketikamenghadiri acara “Vocational Revival” di Auditorium Pusat PengelolaanKomplek Kemayoran, Jakarta, Minggu (2/2) pagi.
Kementerian Perindustrian menurut Masrokhan berkomitmendalam mengembangkan pendidikan vokasi industri, tidak saja pada lembagapendidikan vokasi yang berada di lingkungan Kementerian Perindustrian. “Tetapijuga mengembangkan program link and match antara SMK dan Industri,” ujarMasrokhan.
Pada kesempatan tersebut, Kementerian Sekretariat Negara,Kementerian Perindustrian dan Universitas Indonesia memberikan penghargaanterhadap mitra Industri, yang menjadi mitra studi kerja mahasiswa Vokasi HumasUI. Pembukaan kegiatan (Kebangkitan Dunia Vokasi) dilakukan oleh Staf AhliMenteri Perindustrian Bidang Komunikasi, Masrokhan; Deputi Humas KementerianSekretariat Negara; Wakil Rektor UI Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, RosariSaleh; Direktur Utama PPK Kemayoran serta Staf Khusus Presiden, Gracia BillyMambrasar. Dalam kesempatan itu pula diluncurkan 60 buku mahasiswa dan pengajarVokasi Humas UI.
Dalam sambutannya Masrokhan menyatakan dalam 15 tahunterakhir Indonesia telah berhasil membangun siklus ekonomi yang sehat yangtercermin dari meningkatnya beberapa indikator pembangunan ekonomi sepertiaktivitas korporasi, realisasi investasi, pendapatan tenaga kerja, serta dayabeli konsumen. Ke depan, Pemerintah beraspirasi untuk menjadi negara 10terbesar ekonomi dunia pada tahun 2030 yang akan bisa terwujud dengan mencapaikualitas tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha industri.
“Untuk itu, peningkatan kualitas lembaga pendidikan menjadihal penting dan mendesak agar investasi pembangunan SDM bisa meningkatkan dayasaing industri dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang berkualitas danberkelanjutan, ” ujar Masrokhan lagi. Masrokhanmelihat sinergi dan kolaborasi menjadikata kunci dalam mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju. Pendidikan Vokasimenjadi salah satu fokus Pemerintah saat ini guna menciptakan SDM Unggul menujuIndonesia Emas 2045.
Pada kesempatan yang sama Deputi Humas Kementerian Sekretariat Negara , menyatakan KementerianSekretariat Negara, Kementerian Perindustrian, dan Universitas Indonesia inginbersama-sama memberikan apresiasi kepada para Pelaku Industri yang telahmembuka diri untuk terlibat bersama-sama dalam kebangkitan Pendidikan Vokasi Indonesia.“Vocational Revival merupakan salah satu upaya semakin memperkokohjaringan Kementerian, Universitas dengan Para Pelaku Industri, untuk menyusunlangkah strategis ke depan menuju SDM Unggul Indonesia Maju” ujar DeputiHumas Kementerian Sekretariat Negara.
Sedangkan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. RosariSaleh menyampaikan pihaknya bangga dengan dukungan yang kuat dan nyata dariSetneg, Kemenperin, dan para pelakuindustri, yang telah membukakan jalan bagi kami untuk mengirimkan paramahasiswa melakukan studi kerja serta mewaqafkan waktunya untuk membimbingmahasiswa kami dengan sabar dan ikhlas.
“Capaian 60 karya yang diperoleh hari ini, bukan hanyamilik mahasiswa atau dosen ataupun kampus, tapi ini adalah bayi bersama antara kampus,kementerian dan industri. Bayi ini harus terus dibesarkan dengan produk-produklain di masa datang. This is not theend. This is a start,” ujar RosariSaleh.
Sedangkan 60 bukuyang diterbitkan oleh para mahasiswa Vokasi Humas UI yang didukung penuh olehKemenperin dan Setneg ini berisikan isu seputar industri komunikasi, digitaldan rintisan, diantaranya : Digital Content dalam Industri Perfilman; CaraKerja Seorang SEO?; 5 Highly Effective Content On Social Media; Visual LiaisonOfficer (Challenges and Guidelines to Become a Liaison Officer); Mengenal SocialMedia Specialist. Adapunbuku pengajar diantaranya “Kecanduan Game Online: Telaah Hasil Penelitian” dan“Senjakala Pariwisata Konvensional: Pelajaran Berharga Dari Berbagai Benua”. (ich)
100 Pelaku Industri Tanah Air Menuju Hannover Messe 2020