Padang, Industripedia Online -- Politeknik ATI Padang menyiapkan area khusus dimiliki untuk membantu upaya-upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Hal itu disampaikan Direktur Politeknik ATI Padang Ester Edwar di Kampusnya, Jumat (4/9).
Seluruh kegiatan produksi dilakukan di dengan mengalihfungsikan teaching factory sebagai tempat produksi disinfectant chamber, face shield, bak cuci tangan dan laboraturium pusat industri kimia sebagai tempat produksi hand sanitizer dan desinfektan.
Kedua area ini sebenarnya merupakan tempat praktikum mahasiswa untuk pengolahan hasil- hasil industri agro seperti vco,santan ekstrak,nata decoco,sabun cair sekaligusbeberapa produk lain dari industri agro.
Selain itu menurut Ester, ATI Padang juga membentuk tim relawan peduli Covid- 19 yang diketuai oleh Armen. "Tujuan dibentuknya tim tersebut agar dapat berkontribusi dalam penanganan dan pencegahan wabah Covid -9 baik di wilayah kampus dan wilayah lainnya terutama dikota Padang, " ujar Ester.
Tim penanganan Covid sendiri dibagi menjadi dua tim. Tim pertama, tim produksi yang bertugas membuat alat seperti disinfectant chamber, face shield, bak cuci tangan, handsanitizer dan desifektan. Tim ini dipimpin oleh Zulhamidi dan Eko Supriadi. Sedangkan tim kedua, tim distribusi dikoordinatori oleh Giat Berjuang Saragih. Anggota tim terdiri dari karyawan, dosen dan mahasiswa Politeknik ATI Padang.
Pendistribusian tahap pertama hasil produksi dilakukan pada April lalu, bertempat di halaman kampus politeknik ATI Padang. Sebanyak 4 disinfectant chamber, 2000 botol handsanitizer, 300 liter desinfektan, 6 unit wastafel dibagikan kepada 4 rumah sakit penangan covid 19 di Sumatera Barat, Puskesmas di kota Padang, masyarakat umum, rumah ibadah dan tempat-tempat umum lainnya.