Kolaborasi menciptakanpeluang ekspor.itulah yang sedang dilakukan IKM pangan provinsi jawa Timur. Bagaimana cara mendorong perluasan pasar produk IKM pangan di era pasar global?
Jakarta, Industripedia Online -- IKM sektor pangan di daerah JawaTimur memiliki potensi yang sangat luas. komoditi makanan dan minuman menjadisalah satu sektor komoditi yang potensial perkembanganya di masa pandemiCovid-19. Hal tersebut tidak lepas dari posisi makanan dan minuman sebagaikebutuhan primer dengan pangsa pasar yang tidak terbatas memungkinkan komoditasini terus dikembangkan.
Direktur Jenderal Industri Kecil,Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih,dalam FGD Peluang Pasar Dalam Negeri dan Ekspor produk IKM Pangan di Provinsi JawaTimur, Senin (12/01) menjelaskan 99,7% industri adalah IKM.
Pasar dalam negeri yang ada adalah dari masyarakat umum, APBN, APBD dan pasar luar negeri atau ekspor. Yangpaling penting ujarnya adalah bagaimana pasar. IKM bisa produksi apa sajatetapi pasarnya harus menyerap.
Kemenperin terus menginfokan kepada pelaku pasar yang bisa mereka masuki. Pasar dari pemerintah saat inicukup menjanjikan dibandingkan pasar masyarakat umum. Potensi pasar ini sangatbesar khusnya IKM yang dapat memproduksikebutuhan yang diperlukan oleh pemerintah atau jasa dan barang pemerintah.
“ Bapak/ibu sekalian silakanrajin-rajin membuka website LKPP, sehingga mengetahui apa yang dibutuhkan pemerintah,”ujarnya. Apalagi sekarang apa yang bisa diproduksi IKM tetapi harus mencariyang bisa diserap pasar.
“Ekspor kerajinan sangatmeningkat. Kami mendorong untuk masuk kedalam market place global. IKM akandidampingi secara digital, Kemenperin akan memberikan data dan meningkatkankompetensi dan akses pemasaran dan penguatan peran kelembagaan, “ tambah Gati.
Kemenperinmendorong kemasan yang bagus dan desain kemasan secara digital. Kementerian Perindustrian terus mendorong pelaku industri kecil danmenengah (IKM) untuk memacu daya saing produknya. Salah satu langkahstrategisnya adalah dengan memperbaiki kemasannya karena dapat meningkatkannilai jual dari suatu produk tersebut.
KepalaDinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Drajat Irawan menjelaskanmemang produk unggulan IKM Jawa Timur mendorong pertumbuhan industri di Jatimtermasuk pangan. “ 48% ekonomi di Jawa Timur adalah industri dan perdagangan, “tambahnya.
Pasar di Jawa Timur dibangundari pasar dalam negeri dan luar negeri. Dukungan kementerian perindustrian danUMKM sangat pentingdi Jawa Timur. “ Kita ada inovasi si pintar untuk bisamenjemput pasar ekspor, “ ujarnya.
Menurutnya industri panganberkontribusi penting terhadap perekonomian Jaw Timur. Kemudian, penguatan IKMPangan Jatim harus didukung dengan dukungan standarisasi, teknologi proses,pembiayaan dan pemasaran.
Jawa timur juga harusmemperluas hubungan dagang dan investasi melalui diplomasi, advokasi dannegosiasi perjanjian bilateral , sub regional, regional ,plurilateral,multilateral dan kerjasama komoditi.
Penguatan perdagangan antarprovinsi juga dibutuhkan untuk menopang perdagangan internasional yang sedangmelemah. Selain itu, eksplorasi kemungkinan substitusi bahan baku impor dariprovinsi mitra.
Pengembangan KawasanIndustri Halal (KIH) menjadi salah satu basis yang terus didorong dandidukung perkembangannya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Jatimmemiliki UMKM cukup besar dengan presentase 60 persen adalah industri makanandan minuman. Dan 40 persennya UMKM tersebut telah memiliki sertifikasi halaldan di dominasi oleh sektor makanan dan minuman. #