Pontianak-Kabupaten Mempawah menjadi salah satu kabupaten di Kalimantan Barat, yang dilirik oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dalam wacana pembangunan Politeknik Industri. Minat besar itu muncul ketika Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Eko Cahyono mengunjungi Mempawah, akhir Nopember tahun lalu.
Mneindaklanjuti kunjungan tersebut, Mempawah diproyeksikan bisa menjadi Kota Pendidikan. Menyikapi usulan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah telah mempersiapkan lahan seluas lima hektar di Kecamatan Mempawah Timur.
Tidak hanya itu, Kepala SMK-SMTI Pontianak beserta tim Program D1 berangkat menuju Kabupaten Mempawah untuk menghadiri audiensi dengan Bupati Mempawah, Erlina, awal Februari 2020. Erlina menyatakan bahwa pembukaan program ini sebagai embrio untuk politeknik di Kabupaten Mempawah. “Itu sejalan dengan program pemerintah kabupaten guna mewujudkan tenaga kerja industri yang kompeten,s ehingga tidak hanya menjadi penonton, namun juga sebagai pemeran dalam perkembangan industri dan pelabuhan,” Ungkap Erlina.
Pada pertemuan itu, dibahas rencana pelaksanaan program D1yang link and match dengan kebutuhan industri. Bupati Mempawah akan menjadi mediator pertemuan antara Tim Program D1 dan dunia industri yang berada d iMempawah dan sekitarnya.
Bupati juga berencana untuk membentuk smart village yang akan membantu dalam pelayanan birokrasi, serta pengembangan UKM. Dengan target total 60 desa dan 7 kelurahan sebagai desa-desa pelopor IT dan pemasaran UMKM, pemerintah berharap Program D1 ini dapat menjadi daya dukung maksimal untuk pengembangan Kabupaten Mempawah. (ich)
Tim D1 Kemenperin dan Pemkab Menpawah meninjau lahan untuk Politeknik Industri
sumber Kemenperin